PERCOBAAN 3 KONDISI 3

  [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA]



Tugas Pendahuluan 2 Modul 1
Percobaan 3 Kondisi 3

1. Kondisi
 [Kembali]
Modul1 Percobaan 3 Kondisi 3

    Buatlah rangkaian seperti pada modul percobaan, Kemudian buatlah kondisi dengan inputan berupa saklar SPDT dengan output berupa  LED. · Rangkaian Multiplexer : X0' = 1, X1' = 1, X2 = 0, X3 = 1, Y0' = 1, Y1' = 0, Y2 = 1, Y3' = 1 ,S0 = 1, S1 = 1

2. Gambar Rangkaian [Kembali]






Gambar 1. Rangkaian percobaan 3 kondisi 3

3. Video Simulasi [Kembali]








4. Prinsip Kerja Rangkaian [Kembali]


Rangkaian pada gambar memanfaatkan IC multiplexer (U1, 4052) yang berfungsi sebagai pemilih salah satu masukan untuk diteruskan ke output. Masukan berasal dari saklar SPDT (SW1–SW10) yang dapat diset pada logika 0 (ground) atau logika 1 (VCC). Multiplexer ini memiliki beberapa jalur input data (X0–X3 dan Y0–Y3) serta dua jalur seleksi (S0 dan S1) yang menentukan input mana yang dikirim ke output. Dengan kata lain, multiplexer bekerja layaknya “saklar elektronik” yang memilih salah satu dari sejumlah masukan sesuai kombinasi sinyal selektornya.


Cara kerjanya, ketika saklar selektor (misalnya SW9 dan SW10 yang terhubung ke S0 dan S1) diatur, multiplexer akan menyalurkan salah satu jalur input (X0–X3 atau Y0–Y3) ke output (pin 3). Nilai logika pada input yang terpilih akan ditampilkan lewat LED (D1). Sebagai contoh, jika S0 = 1 dan S1 = 1, maka multiplexer akan memilih input terakhir (X3 atau Y3 tergantung jalur), sehingga kondisi ON atau OFF LED ditentukan oleh posisi saklar pada input tersebut. Dengan demikian, rangkaian ini memperlihatkan prinsip dasar multiplexer: banyak masukan → dipilih satu output, dikendalikan oleh sinyal selektor.



5. Link Download [Kembali]

Komentar

Postingan populer dari blog ini